Home  |  Resume  | 

Dukung Indonesia Sejahtera Melalui Training GRATIS Salesmanship dengan Donasi Anda...

Tampilkan postingan dengan label SALESMANSHIP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SALESMANSHIP. Tampilkan semua postingan

Rabu, Februari 15, 2012

Basic Salespreneur Skill Training



BASIC SALESPRENEUR SKILL

TRANSFORM YOUR ORDINARY INTO EXTRAORDINARY PROFIT-AWARE SALES PEOPLE TO ROCKET YOUR COMPANY REVENUE

LATAR BELAKANG

Perusahaan seringkali merasa sulit untuk mendapatkan seorang sales. Untuk mendapatkan yang baik, seringkali harus mengambil banyak resiko dengan memberikan kompensasi yang tinggi namun belum tentu sesuai dengan budaya kerja perusahaan tersebut. Memang paling baik adalah membentuk seorang sales dari nol, namun kendalanya adalah untuk membentuk menjadi baik bahkan luar biasa membutuhkan waktu dan biaya yang tidak sedikit, belum lagi turn over yang tinggi merupakan hal yang seringkali terjadi dalam bidang ini. BASIC SALESPRENEUR SKILL adalah ajang pelatihan dasar yang diperlukan setiap perusahaan untuk melatih tenaga penjualan maupun bagian organisasi yang terlibat dalam penjualan untuk dapat berpikir sebagai Pengusaha. Menanamkan sense of belonging yang tinggi sebagai ‘pembelajaran’ yang ‘aman’ dan bebas resiko, dengan memanfaatkan euphoria yang sedang IN di Indonesia yakni kewirausahaan, sehingga para tenaga penjualan atau sales people mampu memanfaatkan waktu dan tenaganya secara maksimal menggapai kesuksesan dengan profit awareness yang tinggi sebagai penjaga keberlangsungan hidup perusahaan.

TUJUAN PELATIHAN

Setelah menghadiri pelatihan ini, anda akan :

· Mengerti arti sukses yang sebenarnya untuk anda

· Termotivasi untuk terus melakukan kegiatan menjual

· Mengerti pentingnya komunikasi dan mampu melakukannya lebih efektif

· Mengerti dan mengetahyi selling cycle atau proses penjualan secara baik dan benar

· Mampu menguasai langkah demi langah serta struktur dasar dalam mengelola keuangan

MATERI PELATIHAN

1. MOTIVASI UNTUK SUKSES

o Apa dan mengapa anda ingin dan harus sukses

o Sukses dengan selling skill

o Mengalahkan ketakutan dalam menjual

2. ESENSI KOMUNIKASI MENUJU SUKSES

o Pengertian komunikasi

o Komunikasi efektif dengan NLP + DiSC

o Lebih dalam lagi dengan THE POWER OF NON VERBAL COMMUNICATION

3. PENGENALAN SELLING CYCLE / PROSES PENJUALAN

o Mengapa orang mau membeli

o Mengetahui dan mengerti Selling Cycle / Proses Penjualan dan arti pentingnya

o Membahas mendasar tentang masing - masing cycle / proses :

1. Planning and Strategy

2. Prospecting

3. Making Appointment

4. Initial Meeting and Rapport Building

5. Digging Needs

6. Solution Presentation

7. Objection Handling and Negotiation

8. Closing Sales and Getting Commitment

9. Product / Services Delivery

10. Collecting Invoices

11. Post Sales Services activities

12. Cross and Up Selling

13. Getting Referrals

4. DASAR PERENCANAAN KEUANGAN, JALAN MENUJU KEMAKMURAN

o Mindset Yang Benar Tentang Uang

o Langkah - langkah perencanaan keuangan

o Mengenal dua instrument keuangan yang penting

1. Investasi

2. Asuransi

PESERTA

Program ini dirancang khusus untuk orang-orang yang baru bekerja sebagai sales, sales veteran yang ingin mendapatkan mindset baru tentang profesinya dan yang ingin belajar tentang apa itu Salespreneur

DURASI PELATIHAN

Program pelatihan ini akan berlangsung secara efektif selama kurang lebih 16 ( enam belas ) jam atau sekitar 2 ( dua ) hari kerja, dari pukul 09.00 - 16.00

METODE PELATIHAN

· Lecturing 20%

· Role Play, Games dan Simulasi 50%

· Group Discussion 20%

· Visual Audio Multimedia Entertraiment 10%

TANGGAL DAN TEMPAT

Pelatihan ini akan berlangsung selama 2 hari yakni pada :

Tanggal : 21 dan 22 Maret 2012

Jam : 09.00 - 16.00

Tempat : Hotel Harris Kelapa Gading ( atau yang setara )

TRAINER















Antonius Karya

Sarjana Teknik Informatika yang sudah terbiasa untuk memprogram ulang mindset demi menjadikan para peserta trainingnya lebih baik lagi. Dengan pengalaman sebagai praktisi selama lebih dari 15 tahun di bidang Sales dan Services, Anton, yang memulai karir dari bawah sampai akhirnya membangun bisnis distribusi dan bisnis operator waralaba saat ini, mampu memberikan pencerahan dan penyegaran dalam setiap trainingnya dengan metoda yang unik menggunakan terapi music nonstop dalam setiap training yang dibawakannya dibarengi dengan gaya teatrikalnya dalam menceritakan tips - tips praktis yang dianalogikan pada kejadian di sekitar kita sehari - harinya. Dengan cara seperti itu, para peserta yang berasal dari beragam jabatan dalam perusahaan tidak merasa mengikuti pelatihan melainkan terlibat dalam sebuah kisah yang disesuaikan dengan tema pelatihan.

Memulai karir pembicara dibidang Sales dan Services sejak 2004, Anton memutuskan untuk melakukannya secara professional sejak tahun 2008. Sampai dengan saat ini sudah berbagai perusahaan yang memanggil Anton untuk membawakan training dan coaching, baik perusahaaan swasta ( telekomunikasi, oil and gas, FMCG, Advertising, Media Nasional, dll ) maupun BUMN, Universitas, bahkan Lembaga Training Terkemuka National, untuk anggota organisasinya. Dipercaya juga oleh beberapa lembaga sebagai Associate Trainer seperti KEMKOMINFO, ACADEMIA, JAMES GWEE SUCCESS CENTRE, RHENALD KASALI SCHOOL FOR ENTREPRENEUR dan MILEAGE COMMUNICATION. Sudah lebih dari ribuan orang yang menjadi peserta dalam training Anton.

Sejak 2010 Anton juga mengambil sertifikasi Registered Financial Associate ( RFA ) dari IARFC chapter Indonesia guna memberikan edukasi dan konsultasi di bidang Financial, terutama untuk sales, untuk menjadikan orang lebih makmur dan bahagia dengan perencanaan keuangan yang tepat. Menanamkan slogan,” Penghasilan makin besar bukan berarti anda tambah kaya kalau tidak bisa mengatur dengan baik dan benar.”

Adapun yang pernah mendapatkan pelatihan in house training dari Anton adalah :

Bank BCA, Bank BNI, Panin Bank, Diebold, Chevron Pacific, Total Indonesie, Dynea Indria ( Lem FOX ), Felice Jewellery, Double Dipps Donuts and Coffee, Demo Power, BMICG, Frisian Flag, Garudafood, Citra Media ( Tabloid Bintang Indonesia ), Harian SINDO, KUBIK Leadership ( Leadership Training Provider ), Pertamina Learning Center, Indominco Mandiri, Gondowangi, Grafindo Media Pratama, Fajar Mas Murni, Asuransi Buana Independent, Swakarya Insan Mandiri, Indomarco, PT. KELSRI, Wyeth, Suzuki Motor, Indofood Sukses Makmur,USAID Indonesia, BPKP, Jakarta Propertindo, Exist Assetindo, Jamsostek, APL Indonesia, APL Logistics, Galenium Pharmasia Laboratories dan masih bertambah lagi

BENEFIT ! BENEFIT ! BENEFIT !

Yang akan didapatkan peserta adalah :

  • Lunch dan 2 kali Coffee Break selama 2 hari
  • Sertifikat
  • Handout + Workbook
  • Visual Skecth Technique Training inside ( senilai Rp. 1 jt / pax )
  • CD Audio “ Mindset Secret of Great Sales Billionaire “
  • Financial Check Up untuk 5 peserta terbaik ( senilai Rp. 500 ribu / pax )
  • Unlimited time for consultation via BBM, Instant Messenger ( Yahoo, GTalk, Whatsapp, dsb ), Email dan telp ( senilai lebih dari Rp. 5 jt / pax )

INVESTASI

Berapa yang harus diinvestasikan untuk mendapatkan pelatihan yang langsung dapat dipraktekkan untuk menghasilkan peningkatan revenue untuk perusahaan anda ?

Rp. 10 Juta ?

Rp. 5 Juta ?

Rp. 2,75 Juta untuk 2 ( dua ) hari !!!

Untuk harga Early Bird Hanya Rp. 2.250.000,- sampai dengan Tanggal 29 Februari 2012 !!!

Reservasi :


Yoseph / Lina ( 021-4530904 / 0818317731 )


Investasi disetorkan ke rekening :


Bank BNI

No. rekening : 0193164659

Atas Nama : ANTONIUS KARYA


Bank BCA

No. Rekening : 4411162219

Atas Nama : CAROLLINA REJADI


BANK MANDIRI

No. Rekening :1170005551304

Atas Nama : CAROLLINA REJADI

Minggu, November 01, 2009

PROMO PRICE FOR THE QUICKEST PATH OF GREAT NEGOTIATOR


Bagi yang membuka blog ini silahkan isi form dibawah dan dapatkan harga khusus untuk program workshop di atas yakni sebesar Rp. 3 jt !!! Promo ini hanya berlaku sampai dengan tanggal 6 November 2009...Caranya adalah :
  1. Isi form dengan lengkap ( nama dan alamat email YANG BENAR )
  2. Kirimkan
  3. Anda akan mendapatkan balasan dari saya berupa confirm kode untuk disebutkan pada saat pemesanan tempat...Ingat hanya yang mendapatkan kode ini yang pasti mendapatkan diskon...TEMPAT TERBATAS, TINGGAL BEBERAPA SEAT LAGI !!!

Orang hebat adalah orang yang mampu melihat peluang dan MEMANFAATKANNYA !!! ANGKAT diri untuk untuk menjadi orang hebat...TELEPHONE segera ke Linda di 021-2511460 s/d 62...Lakukan SEKARANG juga !!!

Detailnya tanyakan segera...CALL ke LINDA di 021-2511460 s/d 62...

Saya tunggu bro and sis di workshop saya...


Salam Warrior !!!


Antonius Karya
Salespreneur and Sales-chologist
THE WARRIOR WAYS - No. 1 Place for Sales Training and Salesmanship Motivation
021-32122188
0818922388 ( SMS )

Minggu, April 05, 2009

Retro Salesmanship...

Seperti biasa, saya sedang iseng - iseng untuk browsing mencari hal - hal yang menarik seputar SALESMANSHIP

Tanpa disengaja, saya menemukan Manual Penjualan Susu yang sangat langka . Manual diambil dengan data yang dirancang untuk mendidik susu susu yang salesman pada semua dia harus tahu untuk menguasai produk susu untuk ke rumah (rute susu) penjualan.

Dalam waktu kurang dari satu menit setelah saya mulai membaca manual pelatihan penjualan, saya menyadari ini 84 tahun manual yang sangat berkualitas. Mereka mengajar secara harfiah salesman susu cara menyalurkan susu ke pelanggan - tetapi dalam kualitas, bernilai, jujur, dan sangat bercitarasa tinggi.

Prakata yang dimulai, "Buku ini berisi informasi terbaru tentang metode yang paling berhasil berjualan susu. Membaca dan belajar buku ini dengan seksama dan Anda akan menjadi lebih baik sebagai salesman. Jangan coba untuk membaca hanya sekali habis. Baca sedikit pada satu waktu, berpikir lebih hati-hati apa yang telah dibaca, keluar dan menerapkan prinsip-prinsip yang telah dipelajari. Buku ini harus menjadi teman perjalanan Anda, buku referensi yang siap untuk dijadikan tempat Anda berkonsultasi lebih sering. Mempelajari prinsip-prinsip diungkapkan dalam buku ini dan Anda akan mempersiapkan diri Anda dengan cepat untuk pekerjaan yang lebih besar. "

Dan beberapa tambahan di sini adalah isi dari manual tersebut:

Manual untuk Salesman Susu

Berjualan terdiri dari tiga hal:
1. - Mengetahui barang dagangan Anda.
2. - Mengetahui pelanggan Anda.
3. - Mengetahui sendiri.

Ada beberapa definisi yang berjualan, salah satu yang dapat melayani tujuan Anda.

DEFINISI NO. 1
Berjualan adalah membujuk pelanggan untuk mendapatkan sudut pandang.
DEFINTION NO. 2
(Dengan 7 P) berjualan adalah kekuatan untuk meyakinkan banyak orang untuk membeli produk Anda di sebuah keuntungan.
DEFINISI NO. 3
Berjualan adalah gambar mental - membuat daya yang dihasilkan dalam rayuan.

Salesmanship berkembang pesat memegang peranan penting karena masalah besar dalam industri sekarang bukan cara untuk memproduksi barang dagangan, tetapi bagaimana untuk menjual dan mendistribusikan barang dagangan.

Berjualan adalah salah satu proyek terbesar di dunia. Seorang dokter harus belajar menggunakan metode Salesmanship atau ia tidak akan meendapatkan banyak. Pendeta harus belajar menggunakan metode Salesmanship atau ia akan berbicara dengan kursi - kursi kosong. Sekolah guru harus belajar menggunakan metode Salesmanship dan menjual pada muridnya tentang pentingnya pengetahuan, dan apa artinya bila digabungkan dengan karakter, atau ia akan gagal dan akan segera mencari pekerjaan lain.

Salesman penggerak roda bisnis adalah kombinasi dari tiga faktor:
Satu - pakaian yang rapi, bersih dan menarik .
Dua - Tubuh yang sehat.
Tiga - Kombinasi kualitas tertentu, seperti semangat, kejujuran, kebijaksanaan, diri sendiri, kebaikan, kegembiraan, kecepatan, memori, inisiatif dan simpati.

1. Jadilah antusias.
2. Jadi ikhlas.
3. Jadi diri sendiri.
4. Jujur.
5. Jadi ceria dan sopan.
6. Terus terang.
7. Percaya pada diri sendiri.
8. Membudayakan pemikiran konstruktif.
9. Menaruh hati dalam pekerjaan Anda.

Dalam penjualan, berpikirlah lebih besar daripada diri Anda. Kalau Anda merasa diri Anda yang terbesar, Anda sudah merusak tatanan semesta. Bepikirlah tentang hal - hal yang dapat memberikan kesan yang mendalam pada prospek. Tumbuhkan penampilan dan kepribadian yang sungguh-sungguh, dengan yakin. Hal ini dikombinasikan dengan antusiasme yang sesuai perhatian yang penuh daya, akan menciptakan keyakinan, dan terus mempertahankannya.

Mereka bahkan digunakan pihak ketiga yang mengklaim bahwa susu membantu keberhasilan mereka. Babe Ruth (baseball) dan Johnny Weismuller (Olympic swimmer, kemudian Tarzan dalam film). Mereka menunjukkan pada anak-anak, anjing, dan segala contoh mengapa Anda akan lebih sehat dan lebih baik dengan susu.

Ia juga berbicara tentang pentingnya dan bagaimana layanan yang dihubungkan sukses. Manual memberikan rumus: MUTU (keunggulan layanan) plus quantity (jumlah layanan yang diberikan) plus MODE (cara perilaku dalam memberikan layanan). Coba hal itu hari ini.

Itu selalu saja membuat saya kagum, informasi lama yang relevan dengan situasi sekarang. Selain mobil, telepon selular, televisi, laptop, dan di Internet, hal - hal mengenai SALESMANSHIP sepertinya adalah hal yang sama.

Salam Damai Sejahtera,


Anton Karya
Salesmanship Motivator & Sales Trainer
http://thewarriorways.com - 1st Place for Salesmanship Motivation And Sales Training
0818922388 / 02132122188

Senin, Maret 30, 2009

"LIHAT" dan "PIKIR" sebelum "MELAKUKAN" = mencapai keberhasilan yang lebih baik dari yang telah Anda dapatkan sekarang !

Untuk tumbuh dan berhasil dalam karir penjualan Anda, Anda harus mendapatkan melewati mentalitas dari "membuat lebih banyak penjualan," "kena kuota saya", "akhir bulan," "akhir kuartal" atau "saya berencana membuat. " Bukan berarti Anda tidak boleh "Kejar Target, melainkan bahwa Anda harus berpikir diluar itu semue dan melihat diluar itu semua untuk sukses penjualan di tingkat yang Anda inginkan.

Pemikiran dan visi adalah dua elemen penting dalam pertumbuhan, baik dari pertumbuhan perusahaan, pertumbuhan karir, atau pertumbuhan pribadi.

Bagaimana Anda melihat sesuatu?
Apakah Anda melihat gambar besar atau komisi?
Apakah Anda melihat gambar besar atau penjualan?
Apakah Anda melihat gambar besar atau kuota?
Apakah Anda melihat gambar besar atau cold calling?
Apakah Anda melihat gambar besar atau pekerjaan Anda?
Apakah Anda melihat gambar besar atau masalah besar?
Apakah Anda melihat gambar besar atau keluhan besar?
Apakah Anda melihat gambar besar atau ekonomi saat ini?
Apakah Anda melihat gambar besar atau harga bensin?

Bagaimana pendapat Anda tentang hal?
* Apakah Anda bangun di pagi hari dan berpikir tentang cuaca, atau apakah anda berpikir tentang keadaan pikiran dan cara untuk memastikan hari yang positif?
* Apakah Anda menghidupkan TV tanpa berpikir, atau apakah Anda membaca beberapa halaman dari sebuah buku untuk mendapatkan ide ?
* Apakah Anda tentang lalu lintas di jalan sewaktu pulang atau pergi bekerja, atau panggilan pertama penjualan pada hari dan bagaimana ia akan berhasil?
* Apakah Anda tentang prospekting dan daftar nama, atau membangun hubungan untuk mendapatkan referensi ?

Jika Anda "melihat" karir Anda dengan visi yang tepat, dan Anda "berpikir tentang" tindakan Anda dengan visi yang tepat, makaAnda mengarah menuju keberhasilan daripada hanya "angka." Dan Anda akan menuju arah "terbaik" bukan hanya "penjualan."

Angka penting, tetapi dengan visi yang benar Anda lebih cepat meraihnya dari pada melakukan cold calling berikutnya.

Daftar berikut ini merupakan pembuka mata dan pikiran. Saya meminta Anda untuk membaca, memahami, menerapkan, dan menjadi ahli di setiap elemen dan karakteristik dari GAMBARAN BESAR

GAMBARAN BESAR adalah memberikan nilai.
GAMBARAN BESAR adalah memiliki sikap yang besar setiap hari.
GAMBARAN BESAR adalah percaya apa yang anda lakukan.
GAMBARAN BESAR adalah melayani tanpa mengukur apa yang akan didapat.
GAMBARAN BESAR adalah mendapatkan referensi.
GAMBARAN BESAR adalah membangun sebuah hubungan.
GAMBARAN BESAR adalah berpikir jangka panjang.
GAMBARAN BESAR adalah dengan membuat keputusan berdasarkan pada model orang yang Anda inginkan.
GAMBARAN BESAR adalah memiliki reputasi besar.
GAMBARAN BESAR adalah menjadi relawan dan membantu masyarakat.
GAMBARAN BESAR adalah menciptakan nilai pada keluarga dan masyarakat.
GAMBARAN BESAR adalah prestasi.
GAMBARAN BESAR adalah perbaikan.
GAMBARAN BESAR adalahg berjuang untuk menjadi terbaik.
GAMBARAN BESAR adalah yang mendedikasikan diri Anda kepada pembelajaran seumur hidup dalam penjualan, pelayanan, dan sikap.
GAMBARAN BESAR adalah komitmen Anda sendiri terhadap keberhasilan dan kesempurnaan.
GAMBARAN BESAR adalah mencintai apa yang Anda lakukan.

Berapa banyak waktu yang Anda sisihkan terhadap komitmen untuk berpikir tentang GAMBARAN BESAR? Anda dapat memvisualisasikan GAMBARAN BESAR Anda? Anda dapat melihat GAMBARAN BESAR Anda ? Apakah gambaran yang jelas? Apakah Anda mengambil tindakan terhadap GAMBARAN BESAR Anda? Apakah Anda menjadi ahli dalam elemen-elemen GAMBARAN BESAR Anda ? Atau anda "terlalu sibuk" untuk melihatnya, karena anda sudah terbelenggu dalam hal - hal yang "KECIL"?

KECIL adalah berjuang untuk mobil baru, atau tujuan materi lainnya. KECIL adalah menghabiskan waktu Anda adalah menghabiskan waktu untuk merencanakan satu minggu liburan atau khawatir tentang " angka" Anda.

Saya melihat quote beberapa hari yang lalu yang memberi saya suatu pemikiran AHA! Mungkin akan berlaku yang sama untuk Anda. "Orang berpikir saya disiplin. Ini bukan disiplin. Ini adalah komitmen. Ada perbedaan yang besar." Luciano Pavarotti, penyanyi opera 1935-2007.

Menarik bagi saya ternyata dalam seni ada untuk dedikasi yang besar dan komitmen mereka terhadap prosesnya. Mereka mencintai apa yang mereka lakukan, dan mereka secara emosional didorong untuk melakukan yang terbaik setiap hari. Dan mereka berlatih untuk mencapai puncaknya dikatakan sebagai keberuntungan.

Mereka memiliki visi tentang kinerja mereka jauh sebelum tampil, mereka berpikir tentang kinerja mereka jauh sebelum mereka jalankan, dan mereka berlatih untuk menyempurnakan kemampuan mereka dengan tujuan meng-akselerasikan karir.

Berikut adalah beberapa pemikiran yang akan membantu Anda dan visi Anda berpikir:
* Jika Anda mendedikasikan lebih banyak waktu untuk diri sendiri dan pembelajaran, uang akan mengikuti.
* Jika Anda menyukai apa yang anda lakukan, uang akan mengikuti.
* Jika Anda cukup membantu masyarakat, uang akan mengikuti.
* Jika Anda adalah yang terbaik pada apa yang anda lakukan, uang akan mengikuti.

Dedikasikan waktu Anda untuk pengembangan diri sendiri pada bidang di luar penjualan. Mengambil komitmen pada diri sendiri untuk memberikan nilai dan menjadi yang terbaik dari diri Anda untuk pelanggan Anda. Ambil prestasi demi prestasi dalam karir Anda, tidak hanya membuat panggilan penjualan lebih banyak.

Jadi...
Apa yang Anda lihat ?
Apa yang Anda pikirkan?

Salam Damai Sejahtera,


Anton Karya
Salesmanship Motivator / Sales Trainer
http://thewarriorways.com - 1st Place for Sales Training and Motivation
0818922388 / 02132122188

Sabtu, Maret 21, 2009

THE DIVINE SALEMANSHIP

Dear temans semua,

Akhir pekan yang indah sepertinya hari ini. Walaupun tadi malam tidur jam 3.00 pagi, sedang exciting belajar tentang internet marketing apalagi dengan berita dibukanya Clickbank untuk Indonesia menjadikan Inet Marketing sesuatu yang sangat menarik.

Saya belum mau membahas hal itu ( berhubung masih newbie juga, hehehe...) Saya mau share aja hal yang terus menerus muncul di kepala saya selama satu minggu ini. Sejak minggu lalu, setelah bersama-sama dengan pak Harry Uncommon dan bu Ietje Guntur dalam rangka kegiatan RUBI, terngiang-ngiang di kepala saya tentang kata THE DIVINE SALESMANSHIP. Terus saja kata ini bergaung di kepala saya. Saya belum terlalu mengerti kata itu, dan oleh karena itu memang sudah menjadi tugas yang seperti dipercayakan kepada saya lewat unconcious saya. Hmmm...

DIVINE itu berhubungan dengan keabadian, kesucian, keagungan, dan sebagainya. Sebuah penggambaran yang dibayangkan sebagai unsur yang tertinggi dalam kehidupan. Untuk mencapai hal tersebut diperlukan effort yang cukup keras dan meninggalkan keduniawian. SALESMANSHIP adalah sebuah tanggung jawab secara moral untuk mengembangkan kemampuan menjual yang dibarengi dengan attitude atau sikap yang baik. DIVINE SALESMANSHIP adalah penerimaan tanggung jawab moral untuk menjadi penjual yang menjunjung tinggi nilai keabadian.Nilai keabadian yang dimaksud disini adalah martabat yang mulia, yang berfokus pada mengembangkan kehidupan sesama manusia melalui profesi Sales person dengan menggunakan produk atau jasa yang dijual sebagai alatnya.

Sales person yang sudah mencapai tingkatan DIVINE ini tidak perduli dengan karir atau uang lagi. Mereka hanya ingin membantu sesama mereka, secara bertanggung jawab, dengan terlebih dahulu memakai produk atau jasa yang mereka jual. Kalau manfaat yang mereka rasakan itu memang seperti apa yang tertera pada kemasan atau keterangannya, mereka baru mau memasarkan produk tersebut. Bukan lagi hanya menjadi objek dari perusahaan tempat mereka bekerja atau bekerja sama, melainkan sebagai subjek dari penjualan itu sendiri. Disini benar-benar kepercayaan dari konsumen akan terbentuk, karena bukti nyata ada di depan mata mereka. Unconcious sang DIVINE SALES PERSON akan berkomunikasi langsung dengan unconcious prospect. Pancaran sinar kejujuran dan ketulusan akan terlihat memancar dari dalam sehingga menghadirkan perasaan yang damai dalam hati prospect atau klien mereka. Oh ya, satu hal lagi yang keluar dari unconcious saya, diingatkan bahwa para DIVINE SALES PERSON ini dengan sengaja, tanpa paksaan atau keharusan dari perusahaan tempat mereka bekerja atau bekerja sama, membeli sendiri dari kantong mereka dan menggunakan produk dan jasa yang mereka pasarkan. Kenapa begitu ? Biar mereka merasakan sensasi yang mirip dengan apa yang dirasakan para konsumen mereka.

Pastinya nanti ada pendapat yang keluar seperti ini,"Kalau barang yang dijual mahal, misal mobil mewah, rumah, atau apapun yang harganya sangat-sangat mahal, bagaimana sanggup mereka membeli ?" Sebetulnya, yang ideal adalah seperti ini. Seorang sales person yang baik adalah seorang yang mengerti betul luar dalam dari lingkungan pada segment tempat mereka memasarkan produk dan jasanya. Makanya akan lebih baik kalau Sales person berasal dari lingkungan itu. Sekali lagi, kita bicarakan DIVINE SALESMANSHIP, dimana UANG DAN JABATAN KARIR bukan tujuan lagi. Permasalahannya, pasti ada masalahnya, penjual untuk kalangan tersebut biasanya dari 1 sampai 3 level dibawah dari lingkungan tersebut. Yang jelas masih mengejar komisi sebagai salah satu dari 5-10 prioritas utama dalam hidupnya saat itu. Nah, adakah cara untuk mereka ini bisa mencapai DIVINE SALESMANSHIP LEVEL ?

Salam Damai Sejahtera,

Anton Karya
Salesmanship Motivator
http://www.thewarriorways.com
0818922388 / 02132122188


Sent from my WarriorBerry®

Jumat, Maret 20, 2009

Kesederhanaan untuk Kelimpahan ( Asumsi itu pedang mata dua...)

Tengah hari bolong, jam makan siang orang kantoran, seorang pria yang berpakaian T Shirt kusam dan celana pendek sampai lutut memasuki sebuah toko berlian. Pria itu melihat-lihat etalase di dalam toko berlian tersebut. " Hmm, ini kelihatannya bagus sekali..." kata pria itu dalam hatinya. Ia pun segera mendongakkan mukanya, mencari pramuniaga toko tersebut untuk mencari informasi tentang sebuah cincin berlian. Sayangnya, tidak ada satupun yang berdiri di dekat pria itu. Pria itu memutar badannya melihat ke arah belakang punggungnya. Ternyata ada seorang pramuniaga yang, ada disana tetapi memandang keluar toko tersebut, memperhatikan orang yang lalu lalang. Pria itu pun segera menghampiri pramuniaga tersebut. " Mba, saya mau tanya dong tentang cincin berlian disitu..." kata pria tersebut. " Semua sudah ada di etalase itu koq pak..." sahut sang pramuniaga itu, berbarengan dengan senyum yang sangat terlihat dipaksakan. " Oh ya, itu yang mau saya tanyakan, soalnya saya kurang mengerti mba. Boleh tolong bantu saya ?" pinta pria itu. Dengan langkah yang berat, sang pramuniaga mendahului pria tersebut menuju etalase cincin berlian tersebut.
" Pak, ini cincin emas putih, dengan berlian 0.5 carat...Harganya 10 juta...Cukup jelas disini tertulis pak..."
" Oh, begitu ya mba...Harganya tidak bisa kurang lagi ya ? Saya mau berikan hadiah untuk istri saya..."
"Pak, kalau disini harganya sudah segitu saja, lagi tidak ada program diskon. Tidak bisa ditawar..." sahut sang Pramuniaga dengan senyum, tetap ketus." Maaf ya pak, ada pengunjung lain yang harus dilayani. Kalau masih ada yang mau ditanyakan, nanti saya kembali lagi kesini..."
Baru saja pria itu membuka bibirnya untuk menjawab, sang pramuniaga sudah berjalan menuju pengunjung yang baru saja memasuki toko tersebut.
Sang pria itu, tersenyum. Kembali ia melihat ke etalase tersebut dan ia termenung disana untuk beberapa lama. Akhirnya sang manajer toko tersebut melihat pria tersebut, lalu menghampirinya," Sudah ada yang membantu pak ?" Agak terkejut, pria itu menjawab," Oh...sudah...sudah...tadi mba itu sudah membantu saya..." sambil jari telunjuknya diarahkan perlahan ke tempat dimana pramuniaga itu berdiri. " Ada lagi pak yang bapak perlukan ? " kembali sang manajer bertanya.
"Ya mas, saya mau beli cincin ini...dan tolong anggap saja mba itu yang menjual kepada saya"
" Begitu pak...Baiklah kalau begitu..."
" Oh ya pak, notanya atas nama siapa...?"
Dan terkagetlah sang manajer toko tersebut mendengar nama itu. Nama yang dikenalnya sebagai pemilik jaringan toko diskon yang terkenal dan ada di seluruh pelosok negeri. Sang manajer akhirnya benar-benar melihat, kesederhanaan pria yang selama ini hanya terdengar di surat kabar.

***************
Kekayaan tidaklah berhubungan langsung dengan kesederhanaan. Asumsi Anda berbahaya untuk kelangsungan baik karir maupun keuangan Anda. Melayani adalah tugas semua penjual dan tidak perlu Anda pilih, sebab Anda tidak pernah tahu isi dompet maupun rekening prospect Anda khan ?


Salam Damai Sejahtera,

Anton Karya
Salesmanship Motivator
http://www.thewarriorways.com
0818922388 / 02132122188


Sent from my WarriorBerry®

Kamis, Maret 12, 2009

It’s election time and your customers are voting…

I wish I had a dollar for every salesperson who bragged to me about how GREAT their relationships are with their customers, and then lost a sale because they weren’t the lowest price or lowest bid.

I would be a multi-millionaire.

Every time your customers buy from you, they’re telling you, “You win. We elected you vendor and we’re voting with our dollars, our money.” Is that sweet or what? Real sweet. Unless you don’t win.

It’s a double loss. You lose, and the competition is celebrating. Reality bites.

Most of your customers have more than one vendor selling them the same product. Some have several. So you may have a customer, but not all their business. All their wallet. It’s even referred to as “wallet share.”

Voting decisions are based on either history or trust or both.

Those decisions are formulated from the following criteria:
• Ease of doing business
• Belief in product
• Perceived value of product
• Reliability of product (quality x use)
• Durability of product
• Reputation of product
• On-time delivery exactly when I need it, where I need it
• Correctness of order
• Correctness of billing
• Ease of return
• Ease of order add on
• Ease of order change
• Friendliness of people
• Performance comparison of product
• Customer’s belief in company
• Customer’s belief in salesperson
• Response to service needs
• Response of salesperson
• Trustworthiness of total package

And you thought it was price.

No, price is only the issue in the absence of value.

FIND THE VOTING ISSUES: Those are issues that cause decisions to be made. And if those voting issues are more important than the decision not to buy the item, the vote will be made to purchase the item. And money will follow.

As a salesperson, I have given you the issues of consideration when someone is considering a new purchase from you. I recommend you work these elements into your presentation in a way that answers concerns before they arrive.

Each time you answer a concern, you build credibility. Build enough credibility and the prospect will feel secure enough, and believe and trust you enough, to buy.

NOTE: The list above is not applicable in all buying situations. Your job is to determine which of them fits your situation, and then create a winning strategy around them. None of these purchasing issues or concerns are complex – but when answered and addressed properly, they will lead to a favorable, value-based decision.

NOTE WELL: Sometimes you’re dealing with procurement or purchasing and price is THE issue. Your job in sales is to build relationships with decision makers in any department BUT these.

NOTE VERY WELL: This may be a reorder (better known as a sales, service, value report card). From the time of your first sale, your report card begins. The next order will depend on the following key elements:
1. Was your product or service delivered on time?
2. Were all of your promises kept?
3. Were service or accounting issues resolved favorably?
4. Did you follow up after the service?
5. Is it easy to find anyone in your company (at any time)?
6. Did you stay in contact with the customer on a regular basis in between sales with some kind of value message?
6.5 How accessible and responsive were you?
I have just barraged you with facts and questions. Many are uncomfortable. But none are so challenging that they can’t be answered in a belief building way.

When a customer decides to buy from you. When they decide that for whatever reason, you are chosen, they vote with their money. And there is only one way to count that vote – tally up your bank account.

Halo Anton...

*Nama:
*E-mail:
* wajib diisi
Pesan